poto

0



Tarim - Selasa malam (7/2), Front Mahasiswa Islam (FMI) cabang Yaman sukses menggelar acara pelantikan pengurus baru masa bakti 2017. Acara yang diselenggarakan di ruang Auditorium Fakultas Syariah Universitas Al-Ahqaf Tarim ini juga diisi dengan istighasah bersama untuk mendoakan perjuangan para ulama, umat islam dan negeri Indonesia.

Hadir di acara tersebut Jihadul Muluk selaku Sekjen Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman dan Taufan Azhari ketua PPI wilayah Hadhramaut. Hadir juga perwakilan PCI NU Yaman Ustadz Tetra Arrahman selaku ketua Tanfidzi dan Ustadz Zadit Taqwa selaku Rais Syuriah, juga para pimpinan organisasi-organisasi pelajar Indonesia lainnya di wilayah Yaman.

Sambutan pertama dibawakan oleh ketua Majelis Syura FMI Yaman, Sayyid Husein As-Segaff. Dalam sambutannya, Ia mendorong para anggota FMI agar terus meningkatkan budaya tulis menulis, terutama karya bantahan terhadap pemikiran-pemikiran yang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah wal Jamaah seperti faham Sepilis (Sekulerisme, Pluralisme dan Liberalisme).

Sekjend PPI Yaman Jihadul Muluk dalam sambutannya juga memotivasi para pengurus yang baru dilantik agar selalu semangat berdedikasi untuk agama dan negeri khususnya sepanjang masa khidmat.

"Jika kita berjuang menolong agama Allah, maka pasti Allah juga akan menolong kita," ujar pria asal Lombok NTB itu.

Hadir sebagai perwakilan pengurus FMI pusat, Habib Hanif Alattas, sekaligus memimpin jalannya prosesi pelantikan. Sebelum membacakan surat keputusan dan ikrar jabatan, Ia menjelaskan betapa pentingnya didirikan wadah pemuda Aswaja dalam bidang intelektual.

"FMI ini bukan wadah untuk fanatik organisasi, bukan juga mengkotak-kotakkan umat islam, tapi wadah perjuangan yang fokus pada bidang intelektual. FMI ini wajib bisa berjalan bareng dengan organisasi lainnya, agar bisa bersatu untuk berjuang bersama", tegasnya.

Usai prosesi pelantikan, Ali Reza As-Segaff selaku ketua FMI Yaman membacakan beberapa poin penting yang berkaitan dengan keorganisasian, meliputi asas, sifat, tujuan dan usaha dibentuknya FMI. Bahwa asas organisasi FMI adalah Islam Ahlussunnah wal Jamaah beraqidah Asy'ari dan bermadzhab fiqih Syafii.

Lalu dilanjutkan dengan Istighasah dan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Hanif Alattas. Acara yang berjalan lancar dan penuh khidmat ini ditutup dengan doa ikhtitam oleh Habib Abdul Qadir Assegaff, dan sesi ramah tamah di penghujung acara.

(Rep: Azro)

Posting Komentar Blogger

 
Top